The Power of Love Exhibition: Ada Cinta di Setiap Goresan

Seni lukis biasanya menjadi bentuk ekspresi dari pelukisnya. Benar saja, banyak sekali pelukis yang membebaskan ekspresinya lewat kanvas dan cat. Namun bagaimana bila yang melukis adalah anak-anak berkebutuhan khusus, yaitu para penyandang autisme?

Pameran The Power of Love diadakan pada tanggal 6 September – 16 September 2012 di RCSC, Jl. Diponegoro 12, Menteng, Jakarta Pusat. Pameran ini mengusung tema “Angel are between us, open your heart to see them”

Ketika anda masuk ke pameran The Power of Love, ada semacam kehangatan yang bisa anda lihat pada lukisan-lukisan yang terpampang di dinding. Setelah melihat sejenak, anda pun akan disuguhkan dengan dokumenter singkat yang menceritakan bagaimana anak-anak berkebutuhan khusus ini melukis di atas kanvas.

Victoria Renaux Abdouleva adalah seorang  Russian yang  tinggal selama 7 tahun di Indonesia.  Beliau menghabiskan waktunya untuk mengajari anak-anak autis ini untuk melukis. Uniknya, ketika ditanya bagaimana caranya berbicara kepada mereka, beliau menjawab bahwa mereka berbicara dari hati ke hati.

Victoria hanya menemani anak-anak autis tersebut dan menuangkan cat ke tangannya. Setelah itu, beliau membiarkan anak-anak ini untuk melukisnya baik dengan kuas ataupun tangan mereka. Beliau hanya membiarkan anak-anak tersebut menuangkan emosi mereka.

Bagaimana dengan hasilnya? Victoria sendiri adalah seorang pelukis dan iapun menyadari bahwa hasil karya anak-anak autis ini bukan main-main.

Satu hal yang pasti akan anda tangkap di pameran tersebut adalah cinta. Kecintaan Victoria terhadap anak-anak autis membawanya memahami keadaan mereka dan menjembatani mereka untuk mengekspresikan diri mereka .

“Just Love. Its too simple to understand, too easy to make, too fast to feel? Try, Just do it!”

Victoria Renaux Abdoulaeva

 

(semua foto milik She)

[]   Tulisan oleh She – @toshiko_iko

Share
  1. Ery Aryani says:

    Yah post telat bener, padahal ingin bgt kesana. But i believe an autism child has a great talent. Tx for post. Big tx.

  2. Sherly T says:

    Wow salut sama anak2 penyandang autis yg trnyta jago parah dalam hal seni :’)

Leave a Reply