Bajaj: Sebuah Tinjauan

Bajaj, merupakan sebuah transportasi yang sangat identik dengan Jakarta. Selain Bajaj, dulu Jakarta punya becak sebagai kendaraan umum yang khas. Nampaknya Bajaj ini memang hanya ada di Jakarta? Mungkin ada alat transportasi sejenis di kota lain yang mirip Bajaj.Kehadiran Bajaj sampai saat masih menjadi pilihan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah yang membutuhkan angkutan seperti taxi dengan biaya yang “negotiable“. Walaupun jarak jelajahnya masih di batasi tiap rayon, akan tetapi Bajaj memang sudah menjadi angkutan favorit ibu-ibu dan anak sekolah.

Bajaj mudah masuk kampung dan gang-gang kecil yang biasanya dulu dilalui becak. Masalah baru yang timbul saat ini adalah polusi yang ditimbulkan Bajaj. Selain polusi udara juga polusi suara. Bayangkan polusi itu mencemarkan perkampungan sempit.

  1. Polusi udara; bajaj menggunakan bensin campur yang menghasilkan asap putih dan bau yang lumayan menyengat.
  2. Polusi suara; suara yang dihasilkan bajaj itu sangat bising. Padahal jika dilihat dari jenis kendaraannya, Bajaj menggunakan mesin motor vespa. Yang jika diperhatikan tidak ada motor Vespa yang berisik.

Lantas mengapa suara Bajaj sangat bising? Ternyata knalpot yang digunakan Bajaj menggunakan knalpot modifikasi dengan pipa berdiameter sempit. Akibatnya suara yang dihasilkan menjadi lebih bising (cempreng). Sampai saat ini masih tidak jelas apa alasannya. Beberapa tukang Bajaj memberikan alasan “biar makin narik!” Yang jelas agak mustahil jika akibat suara bising ini bisa menambah kecepatan atau akselerasi Bajaj.

Suara bising ini sangat mengganggu sekali jika Bajaj masuk gang-gang kecil. Karena suara bising itu terpantul ke dinding gang yang akhirnya suara jadi makin bising dan bergema. Bayangkan jika Bajaj ini masuk ke gang saat malam hari tentulah sangat mengganggu.

Jika saja Bajaj dilakukan “modifikasi” baik dari segi desain dan mesinnya tentu akan bisa jadi alat transportasi yang lebih baik. Saat ini Bajaj lama sudah punya saingan versi baru, bukan cuma desain dan knalpot yang diubah tapi juga bahan bakar yang kini menggunakan gas.

Akankah Bajaj lama akan tergusur seperti becak? Bajaj masuk museum? Kita tunggu saja

[]

Foto: @toshi_ko

Share
  1. pradaksina says:

    Problem dari bajaj gas adalah:
    1. Harga-nya mahal. Sekitar 20jt kali ya?
    2. SPBG jumlahnya <10 di JKT. Tekor wira-wiri buat ngisi gas doang. Kalo ada yg bisa modif bajaj gas dengan LPG tabung 3kiloan, mungkin bajaj gas bakal jaya.

  2. motulz says:

    Oh BBG bukan lebih murah ya? Tapi iya.. SPBU nya masih langka ya

  3. Dengan jarak yang sama kadang beda tukang bajaj beda tarif… 🙁

Leave a Reply