Ancaman Rokok Atau Miras?


Iklan rokok semakin jarang tayang di TV. Berawal dari meningkatnya gerakan anti rokok sedunia. Gerakan anti tembakau gencar dilakukan di berbagai negara maju, lalu ke Indonesia. Padahal rokok adalah pendapatan dan pemasukan yang sangat besar di Indonesia sejak puluhan tahun yang lalu.

Banyak yang protes mempertanyakan obyektivitas larangan atas rokok kenapa tidak dilakukan pula pada miras (minuman keras)? Ancaman pada rokok dan perokok adalah “hanya” ancaman kesehatan diri sendiri. Lantas bagaimana dengan ancaman minuman keras? Minuman keras nyata-nyata bisa menimbulkan ancaman kesehatan diri juga ancaman bahaya bagi orang lain. Ada banyak berita kecelakaan kendaraan yang diakibatkan oleh pengemudi yang mabuk. Kenapa tidak dilarang juga? Apa karena minuman keras ini berasal dari negara Barat? Keduanya mempunyai efek addictive (kecanduan), keduanya punya efek kesehatan diri, dan keduanya bisa merugikan pihak lain. Jika rokok adalah mengorbankan orang di sekitar dia sebagai perokok pasif. Sementara mabuk miras menyebabkan celaka.

Dari keduanya, ternyata kontrol dan regulasi pemerintahlah yang lebih penting. Apa pun efek yang terjadi pada rokok dan miras, sudah semestinya lah menjadi kajian dan pertimbangan pemerintah.

[]

Share

Leave a Reply