Menyimak Jazz Sunda Cara “Simak Dialog”

“Keren nih jazz Sunda..” demikianlah komentar salah satu penonton konser grup jazz Simak Dialog. Sebuah grup band jazz Indonesia yang berani mengambil keputusan untuk mengganti drum dengan kendang Sunda. Hasilnya? Sebuah komposisi unik musik jazz dengan beat kendang Sunda. Apakah ini bisa dikatakan ethnic jazz?

Riza Arshad, keyboardist dan motor grup ini menceritakan bahwa semua komposisi jazz Simak Dialog tidak dirancang sebagai musik etnik, melainkan pure jazz saja. Baginya, musik jazz bagaikan senirupa dimana senimannya bisa dengan asik mengolah medium-medium secara bebas. Menggabungkan banyak gaya dan warna, menjadikan sebuah racikan baru yang diharapkan mampu menjadi patron sebagai komposisi baru. Singkat kata, musik jazz racikan Simak Dialog diharapkan menjadi salah satu laboratori komposisi jazz untuk instrumen perkusi.

Riza Arshad

Keunikan campuran cita rasa jazz barat dengan rampak kendang Sunda, akhirnya disepakati sebagai sebuah gerakan budaya – selain sekedar sebagai jazz pertunjukkan. Simak Dialog ingin membuat sebuah gerakan besar dalam musik jazz Indonesia ke kancah musik jazz dunia, lewat: kendang diplomacy. Menurut Riza Arshad, bukan tidak mungkin kendang Sunda ini diakui dunia sebagai salah satu alat perkusi jazz. Riza menyebutkan alat-alat perkusi latin seperti conga, steel drum, atau African Drum, mampu menjadi alat perkusi jazz kelas dunia. Mustinya kendang Sunda mampu menjadi salah satunya.

Kolaborasi dua warna musik memang bukan barang baru. Sudah banyak musisi yang mencoba melakukan penggabungan tersebut. Upaya ini jelas memberikan cita rasa tersendiri dari komposisi musik yang dilahirkan. Indonesia punya banyak sekali alat musik tradisional. Dengan nada, warna, dan rasa yang berbeda-beda. Sayangnya masih sedikit alat musik tradisional tersebut yang masuk ke dalam olahan musisi lokal Indonesia. Takut dibilang tidak moderen? atau jangan-jangan karena sulit? Kita tunggu saja..

Info lengkap tentang grup Simak Dialog bisa diakses via situs resmi mereka http://simakdialog.com/ dan follow akun Twitternya: @simakdialog

 

(Foto-foto milik @motulz)

[]

 

Share

Leave a Reply