Asyiknya Surat-Suratan

Coba sebut saja dia Asih. Menunggu lima hari lamanya surat Asih tidak kunjung dibalas oleh kekasihnya yang berada di Afganistan. Setiap hari Asih menanyakan surat itu kepada tukang pos, namun belum ada surat yang datang untuknya. Menginjak 2 minggu Asih mendapatkan surat balasan dari kekasihnya itu, tentu hati Asih girang bukan main.

Nah, kisah Asih yang resah menggambarkan betapa rasanya ia ingin cepat-cepat mendapatkan kabar dari kekasihnya itu melalui secarik kertas yang kita sebut surat. Perasaan berdebar pasti ada saat Asih menunggu jawaban surat dan saat menerima yang membentuk keasyikan sekaligus experience tersendiri dalam hal surat-menyurat.

Ketika era internet sekarang mulai berkembang dan gadget sudah bisa disentuh di kalangan manapun, experience itupun mungkin merubah habit manusia untuk tidak lagi mau lama menunggu jawaban. Bahkan mood pun langsung tidak enak ketika harus lama menunggu respon dari orang yang kita hubungi.

Di zaman belum ada alat bantu komunikasi, proses menunggu jawaban berhari-hari dan berminggu-minggu pun masih dilayani. Perasaan penasaran juga memiliki keseruannya sendiri. Tapi untuk era sekarang, ketika segalanya bisa diproses secara cepat menunggu makin menjadi hal yang membosankan dan penasaran mungkin sudah tidak lagi seru.

Bagaimana dengan anda? Adakah pengalaman menarik ketika menunggu kabar dari seseorang?

 

(semua gambar milik Amanda)

[]   Tulisan oleh Amanda – @03BMAI

Share

Leave a Reply