Kamera Instan, Dulu dan Kini

Apakah kamu kenal kamera Polaroid? Sebuah kamera instan yang terkenal di akhir tahun 80-an. Disebut kamera instan karena pada masa itu semua kamera musti melalui proses cuci-cetak untuk bisa dinikmati hasilnya

Namun yang disayangkan jenis foto dari kamera instan ini tidak memiliki klise jadi tidak bisa direplikasi (dicetak ulang). Selain itu kertas cetaknya tidak banyak jenis ukurannya dan warna hasil foto tidak bisa diolah seperti proses cuci film dan proses pengaturan warna (color grading)

Akhirnya tren kamera instan pun tidak lama, keberadaan kamera instan hanya sering digunakan oleh fotografer fashion sebagai latihan framing sebelum melakukan final shot. Yang mana saat digunakannya si fotografer tidak perlu pusing melakukan setting camera, karena kamera instan ini dibuat untuk pemula dan mudah sekali digunakan.

Akan tetapi, keterbatasan dari kamera instan ternyata menjadi coolness tersendiri. Belakangan kamera Polaroid justru muncul sebagai produk vintage yang dibuat ulang dengan ukuran kamera yang lebih mini.

Tren kamera instan pun merambah ke dunia media sosial dan apps lewat app bernama Instagram, sebuah apps kamera dengan filter gambar seperti hasil kamera instan. Dengan setahun saja, Instagram langsung meledak di- download jutaan pengguna smart phone. Tidak heran jika akhirnya hal ini membuat para fotografer menjadi rindu kepada kamera instan dan hasilnya yang terbatas ini.

Yang menarik, istilah kamera instan pun menjadi tidak relevan lagi ketika semua kamera digital saat ini sudah serta merta dapat dilihat hasilnya terlebih dulu. Belum lagi, untuk dicetak masih memerlukan tahap lanjutan.

Tren katanya berulang, apakah tren kamera instan Polaroid ini merupakan salah satu contoh tren gadget yang berulang? Bagaimana dengan Walkman?

 

(semua gambar milik Motulz dan She)

[]   Tulisan oleh She – @toshiko_iko

Share

Leave a Reply