Panggung, Tata Lampu, dan Fotografi

4410168726_b858bda390_z

Pernahkah kita memperhatikan betapa sebuah aksi panggung menjadi keren dan hebat salah satunya karena tata lampu? Tentu saja tata lampu yang membuat ebuah pertunjukkan menjadi lebih berkesan.

image

wpid-20130301_220025.jpg

Tetapi pernahkah kita perhatikan hal yang sangat menarik dari tata panggung tersebut bila dipandang dari sisi fotografer? Pastinya tata lampu tadi memberikan kesan tersendiri bagi si fotografer alasanya tidak lain tidak bukan karena kita tahu bahwa elemen yang sangat menunjang dari sebuah foto adalah cahaya dan warna, yang mana hal tersebut menjadi bagian penting dari tata lampu sebuah pertunjukan. Inilah yang kemudian diburu para fotografer, yakni untuk mengabadikan moment di atas panggung yang punya daya tariknya tersendiri.

Salah satunya adalah di Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival, selain untuk menikmati musiknya, bukan tidak mungkin ada banyak orang yang datang ke Java Jazz hanya untuk mengambil moment via foto. Bahkan jangan-jangan mereka pun belum kenal siapa penampil yang sedang mereka foto.

image

Bagaimana dengan Anda? Hanya menonton aksi panggung? atau sambil mengabadikan dengan kamera?

(Semua gambar milik She dan Motulz)

[]   Tulisan oleh She – @toshiko_iko

Share
  1. Panji Laksmana says:

    sepengalaman gue selama ngerjain konser & awarding di mtv, dan pengamatan dari nonton konser di luar negeri & dvd2 konser yang ada, Stage, Lighting & Performer itu jadi satu kesatuan, maksudnya, stage yang keren kalo lighting gak mendukung gak bakalan keliatan keren juga… Lighting juga gak bisa bikin keren stage yang bikinnya seenak jidat… Nah, Stage & Lighting yang keren, gak akan jadi keren kalo performer juga gak mau diajak kerjasama… contohnya, untuk satu performance yang keren, semua pihak harus tau sedetil2nya bagian lagu & pergerakan performer, supaya semua bisa dikemas dalam satu kesatuan yang saling mendukung.

    yang sering bikin kesel dulu, banyak performer yang belom paham masalah ini, dan tiba-tiba bawain lagu diluar repertoir yang udah janjian sebelumnya… dan ini selalu bikin pusing/kesel lighting designer/director, karena dia gak nyiapin lighting design untuk lagu yang gak janjian itu.

    tapi kalo semua pihak (stage, lighting & performer) ‘ngobrol’ dulu in advance, bisa dipastikan pertunjukan itu akan keren banget…

    inget tour nya pink floyd yang the wall? mereka butuh 6 bulan untuk latihan dengan semua pihak terkait (stage, sound, lighting, props dan tentunya artisnya sendiri) untuk dapetin konser yang ‘edan’ di tiap kota…

  2. Panji Laksmana says:

    nah, sama kaya kultwit lo ttg gambar, semua orang harusnya bisa nulis, cuma masalah gak mau atau males yang bikin mereka gak nulis… kyanya gue termasuk yang terakhir, hahahaha… harus banyak2 nongkrong sama lo biar ketularan rajin euy…

Leave a Reply