Solusi Kreatif Telpon Umum, Koin dan Pulsa

image-1-small

Apa kabar telpon koin? Yang pada tahun 1990-an selalu kita jumpai di hampir beberapa ratus meter di tepi-tepi jalan. Masuk komplek perumahan, taman, dan tempat-tempat publik lainnya. Pada tahun 2006 saja ada hampir 22.118 unit telepon umum koin di Jakarta. Akan tetapi pertumbuhan telpon umum koin pun perlahan surut seiring suburnya pertumbuhan telpon seluler di masyarakat.

Perkembangan telpon umum pun berangsur beralih teknologi. Mulai dari telpon umum koin, hingga kartu. Ada kartu magnet ada kartu dengan chip. Semua adalah upaya penyedia jasa telekomunikasi dalam mengikuti kebutuhan masyarakat akan teknologi komunikasi. Namun, perkembangan telpon umum kartu pun juga ikut surut. Persaingan harga telpon seluler dan pulsanya pun makin deras dan makin ketat. Lalu jalan keluar apa yang bisa dilakukan oleh penyedia telepon umum ini?

image-small

Booth telepon umum, mustinya tidak pernah mati. Akan selalu ada publik yang membutuhkan fasilitas telpon umum ini. Hanya tinggal bagaimana membuat telpon umum publik yang fitur dan manfaatnya bisa sesuai dengan kebutuhan publik saat ini. Misalnya saja dengan membuat box telepon umum yang multi platform, mulai dari koin, kartu magnet, kartu pulsa, rekening bank, atau kartu voucher? Lalu menambahkan fungsi yang lebih pas dengan kebutuhan publik saat ini misalnya bisa beli isi ulang pulsa atau menjadi tempat isi ulang batere telpon selular? Semua solusi ini bisa dicari dan diolah secara kreatif, jika saja para penyedia jaringan telpon ini mau membuat terobosan baru. Mari kita tunggu…

[]

(Foto-foto milik @motulz)

 

Share
  1. Kalo sampe ada tempat nge-charge batre henpon kayaknya harus ada ruang tunggu. Kalo sampe ada ruang tunggu kayaknya harus ada warung angkringan. Kalo sampe ada angkringan enaknya ada tempat lesehan. (Terus aja, Sur, terus….)

Leave a Reply