Green Design Gerobak Mie Ayam

image-2

Mie ayam rasanya sudah menjadi jajanan khas Jakarta. Rasanya hampir di setiap pojokan pasar atau jalan ada saya pedagang mie ayam, baik yang berupa kedai, warung, maupun gerobak keliling. Gerobak mie ayam pun bentuknya sangat khas, berbeda dengan gerobak pedagang bakso. Namun ada yang menarik dari satu jenis gerobak mie ayam yang sering kita lihat. Yaitu gerobak mie ayam dengan material kayu tanpa di cat.

Gerobak mie ayam umumnya menggunakan material seng (zinc) atau plat aluminum sisa material percetakan. Namun salah satunya ada yang hanya menggunakan material kayu papan saja. Bahkan kayu tersebut tidak di cat sama sekali. Hasilnya gerobak mie ayam jenis ini terlihat lebih menarik. Selain warna kayu memang nyaman untuk menemani makanan, kesan kayu tanpa cat ini dapat terkesan ramah dengan lingkungan. Yang dalam konsep desain produk, jenis gerobak ini bisa dikategorikan gerobak yang ramah lingkungan atau green design.

image-4-small

image-1-small

image-3-small

Setiap gerobak pedagang kaki lima memang punya kekhasannya sendiri-sendiri, untuk yang satu ini rasanya tepat dikategorikan sebagai gerobak yang ramah lingkungan.

[]

(Foto-foto milik @motulz)

Share
  1. pradaksina says:

    Sering kehujanan, bakalan cepet rusak. Kecuali pake kayu besi, atau mnimal jati lah. :)

  2. otong says:

    Gimana sih om? Kayu kan dari pohon.. Ditebang dulu.. Ramah lingkungan?? @_@

    • motulz says:

      Kayu kan recycle.. secara bahan baku, ia bisa re-use juga. Lalu spt yang tertulis di artikel, kayu tidak perlu di cat. Sementara bahan cat itu tidak ramah lingkungan kecuali bahan cat tertentu :D Kalo argumennya pohon ditebang dulu.. Gimana dengan rumah-rumah kayu di Kalimantan? :D

Leave a Reply