Punya Nama Brand Untuk Produk Aromatherapy?

photo 1-small

Produk-produk aromaterapi banyak kita temukan di pasaran. Baik di dalam mal, toko maupun di stand pameran-pameran. Produk-produk tersebut tersedia dalam ragam mulai dari yang mahal hingga yang murah. Mulai dari brand ternama hingga yang tanpa nama brand. Lantas mengapa ada produk yang tanpa memiliki nama brand? Tidak penting?

Dalam beberapa ajang pameran atau bazaar, kita sering menemukan penjual produk-produk aromaterapi. Mulai dari keramik wadah, serbuk wangi-wangian, hingga cairan, juga yang biasa digunakan sebagai pembersih untuk lulur dan spa. Hampir banyak produk tersebut tidak memiliki nama atau brand. Semua produk tersebut anehnya lebih mementingkan jenis nama wangi-wangiannya dibanding nama brand-nya. Misalnya wangi lavender, cendana, green tea, dan seterusnya.

photo 3-small

photo 4-small

photo 2-small

Mungkin semua produk ini dibuat di pabrik rumahan. Mungkin para pembuatnya berfikir bahwa pembeli lebih peduli dengan jenis wewangiannya dibanding nama brand produk itu sendiri? Untuk harga salah satu item produk memang laku dijual dengan kisaran harga termurah Rp.8000,- sampai Rp.15.000,- Namun jika saja produk-produk ini memiliki brand, bisa jadi harga termurahnya mulai dari Rp.15.000,- Selain meningkatkan harga jual, nama brand tentu akan membuat produk tersebut memiliki identitas di pasaran. Jelas ini adalah bentuk strategi kreatif dalam marketing sebuah produk.

[]

(Foto-foto milik @motulz)

Share

Leave a Reply