Es Lilin, Dulu dan Kini

photo 1

“Es lilin mah eceu, kalapa muda…”. Pernah mendengar lagu sunda tersebut? Pernah tahu seperti apa Es Lilin? Bisa jadi banyak yang tidak pernah melihat karena penjualnya pun nyaris lenyap.

Dulu, di Jakarta banyak ditemukan penjual Es Lilin. Walau lagu tadi berbahasa sunda, namun belum ada yang bisa memastikan bahwa Es Lilin berasal dari Jawa Barat. Kini para penjual Es Lilin sudah langka ditemukan di Jakarta, jikalau masih ditemukan, bentuk klasik dari Es Lilin pun sudah tidak sama seperti yang dulu. Selain bentuknya yang berbeda, penjual Es Lilin malah menyebut dirinya Es Goyang, kenapa? Karena proses pendinginan es ini dengan cara menggoyang-goyangkan gerobaknya. Di dalam berobak, terdapat sebuah bak berisikan air es batu yang dicampur dengan garam.

photo 2-small

Proses pembuatan Es Lilin jaman dulu digemari anak-anak. Pak penjual memasukan cairan bahan es krim yang kental ke dalam sebuah wadah cetakan yang terbuat dari aluminum, lalu dimasukan gagang lidi yang terbuat dari bambu yang terbungkus kertas. Es Lilin hari ini gagangnya tidak terbungkus kertas. Lalu, wadah cetakan es tadi dimasukan ke dalam bak air dingin yang terdapat di dalam gerobak. Ketika sudah dimasukan semua, si Pak Penjual menggoyang-goyangkan gerobaknya agak air es tadi membekukan Es Lilin yang berada di dalam cetakan.

gambar_es_lilin

photo 3-small

Di Singapore dan Malaysia, ada jenis es seperti Es Lilin, namanya Es Potong. Bentuknya silinder, panjang dan saat kita membeli ditusukkannya lidi bambu lalu dipotong. Di Indonesia pun dulu banyak penjual Es Potong seperti itu, sayangnya pedagangnya sudah nyaris tidak ada. Sementara di Singapore pedagang Es Potong malah diberikan lahan khusus oleh pemerintah Singapore untuk berjualan di daerah-daerah yang penuh dengan wisatawan. Jajanan yang berubah menjadi ikon street food Singapore.

photo 4-small

Bagaimana dengan nasib Es Lilin atau Es Goyang di Indonesia? Semoga bisa lekas dilestarikan sebagai ikon kuliner jajanan nasional. Jangan sampai Es Lilin hanya dikenang oleh generasi mendatang lewat alunan lagunya saja

[]

(Foto-foto milik @motulz)

 

Share

Leave a Reply