Eames: Ketika Kursi Bukan Sekedar Tempat Duduk

 

Mungkin banyak yang tidak terlalu memperhatikan desain sebuah kursi. Kursi memang terlalu sederhana jika dikaitkan dengan proses kreativitas. Hal ini segera terbantah ketika kita melihat pameran desain Charles Eames.

Berlokasi di Gandaria City, memang tidak terlalu mencuri perhatian banyak pengunjung di sana, karena memang pameran desain furnitur ini lebih terlihat sebagai etalase furnitur biasa. Terlebih desain sebuah kursi tidak terlalu punya tempat dibanyak kalangan umum, kecuali desainer dan arsitektur.

Bagi arsitektur dan desainer, nama Charles Ormond Eames, Jr (1907–1978) dan isterinya Bernice Alexandra “Ray” (1912–1988) jelas punya cerita sendiri. Karya-karyanya sudah menjadi wacana khas di dunia desain produk, interior, dan arsitektur. Dengan mampir ke pameran jenis ini kita akan segera mendapatkan pencerahan dan bukti secara nyata bahwa sebuah ide kreatif jelas membutuhkan proses panjang dengan rasa bermain yang tinggi.

Di pameran ini, ada banyak karya Eames yang dipajang, tapi tidak sedikit pula konsep dan ide-idenya yang menjadi latar belakang proses berkreasinya. Salah satu yang menarik adalah dipajangnya 100 foto yang diambil Charles Eames dalam banyak kesempatan. Bagi Eames, fotografi adalah sebuah referensi ide-ide yang kelak akan membantu proses pemikiran desainnya

Koleksi foto-foto Charles Eames

Lewat pameran ini, kita akan tahu betapa sebuah kursi dan rangkaian furnitur itu bukan sekedar teknik kayu, plastik, atau aluminum, tapi sebuah proses panjang yang penuh kajian-kajian kreativitas, salah satunya adalah: proses eksperimental kayu yang di press. Charles Eames sudah mengajarkan kita akan sebuah ketekunan dalam berkreasi.

[]

 

Share

Leave a Reply