Liburan Berantakan Karena Kursi Pesawat Yang Tidak Nyaman

Liburan dengan pesawat terbang nampaknya sudah bukan lagi masalah besar bagi banyak pelancong di Indonesia. Namun ketika kita harus bepergian jauh dengan pesawat dengan kursi yang tidak nyaman, ternyata mampu merusak mood liburan kita.

IMG_6407

Belakangan ini pertumbuhan pelancong dalam negeri Indonesia meningkat tajam. Hal ini diakibatkan banyaknya maskapai dengan tiket murah yang terbang menuju banyak daerah-daerah wisata yang menarik hampir ke seluruh pelosok Indonesia. Keasikan dalam pergi berlibur seraya bisa berantakan hanya karena kursi pesawat yang kita tumpangi tidak nyaman. Apalagi jika kita musti terbang di atas 3 jam, sungguh menjadi sebuah perjalanan yang melelahkan.

Masalah kenyamana penumpang pesawat memang bukan hal sepele dalam dunia teknologi penerbangan. Banyak riset dilakukan dalam mencari atau menemukan titik terbaik (optimal) dalam ergonomi agar kenyaman penumpang bisa tercapai secara maksimal. Hal tersebut menjadi perhatian penting bagi salah satu pabrik pembuat pesawat terbang terbesar di Eropa yaitu Airbus. Seperti yang diceritakan Kevin Keniston (Airbus Head of Passenger Comfort) kepada Motzter, mereka menemukan sebuah terobosan besar hanya dari gagasan yang sangat kecil, yaitu konsep “beda 1 inci”.

IMG_0529

Kursi penumpang 18 inci pada Airbus A350 XWB

Penambahan 1 inci memang nampak sepele sekali, akan tetapi fakta yang ditemukan oleh Airbus dalam sebuah riset, bahwa pelancong penerbangan di masa mendatang akan membutuhkan ruang tempat duduk yang lebih nyaman pada kelas ekonomi. Hal ini terjadi dalam banyak hal seperti infografik di bawah ini, bahwa kebutuhan atas kenyaman tempat duduk kelas ekonomi sudah harus menjadi pertimbangan penting bagi maskapai penerbangan.

Airbus_infographicComfortAsia2014

Infografik karakter penumpang pesawat Asia

Bagaimana tidak, hanya dengan perbedaan 1 inci pada lebar kursi penumpang kelas ekonomi, penumpang dapat merasakan hal yang sangat berbeda sekali. Kenyamanan ini ternyata berdampak pada banyak hal, selain ruang yang lebih lega, ruang kaki tidak sempit, tidur jadi lebih lelap, dan juga saat penumpang bangun menjadi lebih bugar, yang akhirnya mood liburan pun jadi makin mengasyikkan.

[]

(Foto-foto milik @motulz – ilustrasi milik Airbus)

This article is supported by Airbus

AIRBUS

Share

Leave a Reply