Korek Api Sebagai Cerita Sejarah

Zaman makin maju, korek api kecres atau matches makin kalah pamor dengan gretan gas (lighter). Alasannya sederhana, korek api mudah lembab dan susah dinyalakan.

Namun bagi beberapa orang yang gemar mengumpulkan korek api, desain dan bentuk korek api ini menjadi daya tarik tersendiri. Jika diperhatikan dari desainnya, korek api memang sering digunakan sebagai media promo. Akan tetap tidak sedikit juga desain korek api yang dibuat khusus hanya untuk brand korek api.

Yang menjadi unik adalah bahwa ternyata desain korek api itu ternyata bisa menjadi saksi sejarah atau catatan masa lalu. Beberapa korek api memang dibuat dalam konteks situasi atau masa tertentu. Ada banyak perusahaan yang sudah ganti logo atau bahkan bangkrut pun masih bisa dikenang lewat koleksi korek api.

Bayangkan jika kelak korek api jenis ini dikategorikan membahayakan lalu dilarang pemerintah? Maka produksi korek api kecres akan makin langka. Atau jika ternyata biaya produksi korek api kecres dinyatakan tidak efisien maka di-stop-lah produksi korek api kreces.

[]

Share
  1. Antyo says:

    Yang menyangkut rokok-rokok merokok bagi saya adalah artefak penting, apalagi kelak setelah merokok dilarang di mana-mana (rokoknya sih gak dilarang). Korek api dari Garuda misalnya, adalah salah bagian dari jejak bahwa dulu belum ada penerbangan bebas rokok. Pada 1996 saya masih mengalaminya dalam kelas bisnis KLM dan Luthansa: boleh merokok asal bukan kretek yang keras.
    Nanti pemilu 2014 tampaknya rokok dan perlengkapannya masih akan menajdi bagian dari pernik kampanye.

  2. c-rex says:

    perkenalkan saya juga pengkoleksi korek api, koleksi saya total sekitar 170 an, tetapi saya belum ketemu komunitas philumeni di indonesia, mohon info nya agan, trims

Leave a Reply