Komunitas Sketsa Kota Hingga Singapura

IMG_4681-small

Walau gaungnya tidak terlalu besar, kelompok penggemar sketsa merupakan kelompok yang kompak dan tekun menjalani kesukaan mereka yaitu merekam suasana, aktivitas, dan bangunan kota di hampir banyak kota di Indonesia lewat coretan sketsa. Tidak sekedar Indonesia, mereka pun rela melancong ke Singapura demi acara sketsa kelas dunia. Seperti apa?

Pada tanggal 22 – 25 Juli 2015, Kota Singapura dipenuhi oleh ratusan sketcher dari berbagai negara di dunia. Mereka semua janjian dalam sebuah hajatan besar tahunan yaitu 6th International Urban Sketchers Symposium Singapore. Hajatan ini diisi dengan berbagai kegiatan dan program yaitu workshop dan gambar bareng (sketchwalk).

Suasana di dalam National Design Center

Suasana di dalam National Design Center

 

Bagi para sketchers Indonesia, hajatan ini merupakan acara penting yang wajib dihadiri. Walau hanya berselang beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri, beberapa sketchers Indonesia pun akhirnya datang dan ikut sibuk mensketsa indahnya Kota Singapura. Walaupun tidak sepanjang jadwal acara bisa hadir karena beberapa sketcher baru bisa datang di hari berikutnya, ada juga yang musti kembali ke Indonesia karena keperluan lain. Namun demikian, kehadiran mereka jelas melengkapi kompaknya perwakilan dari Indonesia.

______________________________________________________________

3b94dea9ed8506c3f15cbce32ad02b9c

Simak juga kisah bagaimana serunya sketchers Indonesia saat diajak menggambar bareng sketchers negara-negara lain di Singapura

______________________________________________________________

Beberapa nama yang hadir antara lain Donald Saluling dari Indonesia’s Sketchers, Pak Thamrin dari Komunitas Bandung Sketchwalk bersama Nadia Mahatmi, Andreas, dan Nino Puriando yang juga diundang sebagai salah satu pemberi materi satu-satunya dari Indonesia. Lalu ada Yandi Prayudhi, Artyan Trihandono, Wahyu SP, Sheila, Vira, dan Motulz dari Jakarta, belum lagi dari Surabaya yaitu Pak LK Bing, Pak Darman Angir dan beberapa rekan lainnya. Dari Semarang hadir yaitu Mas Yudi dan beberapa rekan-rekannya yang juga membawa misi promo rencana hajatan sketching di Kota Semarang tahun 2016.

Nama-nama para seniman sketsa kelas dunia pun hadir di acara ini, mereka di antaranya datang dari Puerto Rico, Portugal, New York, Inggris, Spanyol, hingga Jepang, Hong Kong, Thailand dan masih banyak lagi. Acara komunitas sketsa dunia urban sketchers memang baru kali pertama ini diadakan di wilayah Asia. Tidak heran jika hampir banyak sketchers Eropa mengaku baru pertama kali pula menjajakan kakinya di tanah Asia. Yang mana kesempatan ini tidak disia-siakan mereka dengan melanjutkan melancong dari Singapura ke Cambodia. Kapan kira-kira mereka mampir ke Indonesia? Semoga saja..

IMG_4957-small

Beberapa sketchers dari Indoenesia

Siapa yang sangka bahwa kegiatan kreatif mensketsa kota bersama ini sangat memberikan dampak yang signifikan untuk meramaikan kegiatan dan aktivitas pariwisata di sebuah kota? Selain akhirnya karya-karya sketsa ini menjadi rekaman otentik suasana, aktivitas, artefak, dan bangunan kota? Dukungan pemerintah dan masyarakat kota tentu akan berdampak signifikan pada besar dan suksesnya acara, seperti yang pernah dilakukan oleh Bandung Sketchwalk yang mendapat dukungan penuh dari Pak Walikota Ridwan Kamil. Semoga makin banyak kota-kota di Indonesia yang mengadakan acara sketsa kota bersama ini. Kita tunggu saja..

[ ]

(Foto-foto milik kolektif)

Share
  1. Donald says:

    Trims atas liputan ini bro. Semoga para sketchers kita semakin percaya diri dan semakin berkembang wawasannya dengan adanya simposium ini. Masih banyak kemungkinan lain untuk sketsa yang kita bisa eksplorasi bersama karena kita juga didukung para sketcher2 internasional yang jam terbangnya sudah tidak perlu disangsikan lagi. Tetap keren selalu, the motzer way!
    btw: ralat dong untuk nama organisasi kita, harusnya Indonesia’s Sketchers bukan Indonesian Sketchers hehehe 🙂

Leave a Reply