Menyuarakan Nilai Kemanusiaan Lewat Film “Jakarta Undercover”

Walaupun tidak nyaman untuk diperbincangkan, kehidupan megapolitan justru perlu diungkap agar masyarakatnya tidak menutup mata. Untuk tahu banyak tentang persoalan ini, tidak ada salahnya Anda untuk menonton Moammar Emka’s Jakarta Undercover.

“Kekerasan terhadap perempuan, premanisme, kemiskinan, dan jeritan kaum minoritas adalah sebagian dari realita yang hendak diangkat dalam film Jakarta Undercover. Ini merupakan sebuah misi untuk menyuarakan nilai kemanusiaan kepada masyarakat.” jelas Fajar Nugros, sutradara film tersebut.

Mungkin sebagian orang masih berpikir kalau film ini sarat dengan adegan panas dan semacamnya. Lebih dari itu, kenyataan yang diungkapkan justru punya nilai tersendiri bagi penontonnya.

Anda akan menemukan bagaimana gejolak seorang jurnalis yang harus berhadapan dengan isu sensitif. Bagaimana kemudian ia harus terjun langsung di dalamnya, menjadi bagian dari isu tersebut, untuk kemudian membongkarnya ke hadapan publik.

“Saya rasa, kini masyarakat semakin cerdas dan kritis dalam menangkap permasalahan dan lika-liku sosial. Saya berharap, refleksi kemanusiaan bisa mereka rasakan melalui film ini,” ungkap Moammar Emka, produser sekaligus penulis buku Jakarta Undercover.

Tentunya peran Moammar Emka dalam film ini pun membuat para penonton akan ‘merasakan’ tulisannya dalam Jakarta Undercover. Adegan dalam film pun benar-benar disesuaikan dengan isi buku yang pertama kali diterbitkan di tahun 2003 itu.

Mungkin saat melihat trailer di atas, beberapa dari kita berpikir film ini terlalu frontal. Awalnya, saya pribadi berpikir demikian. Namun, setelah menontonnya, semua pikiran tersebut sirna. Pasalnya, saya justru merasa kalau ini memang realita yang harus diungkap. Penggambarannya pun dibuat seapik mungkin sehingga Anda akan benar-benar masuk ke ceritanya.

Adapun yang memerankan Moammar Emka’s Jakarta Undercover adalah Oka Antara, Ganindra Bimo, Lukman Sardi, Tio Pakusadewo, Richard Kyle, Nikita Mirzani, Agus Kuncoro, Edo Borne, dan Baim Wong. Tidak kalah ketinggalan, ada Tiara Eve, DJ perempuan yang baru pertama kali terjun di dunia film.

Film ini mulai tayang 23 Februari 2017. So, jangan lupa nonton dan dukung terus perfilman Indonesia!

[]

Diulas oleh Toshiko Potoboda

Leave a Reply