Uniknya Label Lokal

Entah benar atau tidak pengistilahan “label lokal” karena yang dimaksud disini adalah sebuah label pada produk-produk buatan dalam negeri aseli!Kita pasti sering menemukan produk-produk asli buatan lokal, lokal dalam artian dibuat sebagai industri rumahan. Produk-produknya pun bukan produk fabrikasi apalagi barang canggih. Produk yang dominan dihasilkan adalah kebutuhan sandang dan pangan keseharian. Misalnya bumbu, saus, kecap, pasta gigi, rokok, dan sejenisnya.

Jika kita berkunjung ke berbagai kota-kota di Indonesia, sempatkanlah mampir ke warung-warung kecil dan temukan produk-produk “kelas rakyat” tersebut. Jangan melihat kualitas produknya melainkan perhatikan dari sisi estetisnya. Jika dibandingkan dengan desain-desain yang sophisticated dari produk-produk keluaran perusahaan besar, jelas saja jomplang. Namun ada nilai estetika lain yang sebetulnya memberikan nilai yang khas sebagai sebuah desain grafis, yaitu origin dan local value.

 Banyak produk yang muncul di pasaran umum adalah produk hasil pabrikan dengan market internasional. Selera desain dan kualitas tentu menjadi prioritas untuk pasar internasional yang sangat luas. Berbeda dengan desain-desain label produk lokal tadi, dari sisi desain pun mereka hanya mempertimbangkan “selera estetika” lokal saja. Maka tidak heran jika nama brand atau copywriting -nya pun seringkali menggunakan bahasa daerah, inilah nilai origin dan local value nya.

Ini adalah salah satu blog milik Paman Tyo. Selain beliau mengkoleksi “kartu remi” beliau juga gemar mengumpulkan foto-foto dari label produk lokal ini. Jika kamu ingin melihat koleksi foto-foto label produk lokal bisa langsung meluncur ke blog beliau, label.blogombal.org

(semua foto diambil dari blog Paman Tyo)

[]

Share

Leave a Reply