Category Archives: Film

Cara Asik Menikmati Rasa Film Tabula Rasa

Film Tabula Rasa memang film yang bercerita tentang makanan, akan tetapi sejak judul film ini saya dengar, ada pertanyaan besar yang recall di kepala saya, bahwa istilah "tabula rasa" perasaan bukan tentang makanan, akan tetapi tentang teori proses belajar. Lantas apa kaitannya dengan makanan di film ini? Hal inilah yang menarik perhatian saya untuk pergi ke bioskop dan nonton filmnya.

Indahnya Seni Penyuntingan Film Rectoverso

Rectoverso, adalah novel kumpulan cerpen karya Dee Lestari yang difillmkan setelah novel sebelumnya "Perahu Kertas" juga sempat ikut menyemarakkan bioskop Indonesia. Jika di Perahu Kertas Dee sendiri  yang menulis skenarionya, kali ini di Rectoverso tiap cerpen ditulis oleh 5 penulis skenario berbeda, bahkan sutradara yang berbeda pula.

Festival Film: Ruang Kreasi Sineas Muda

Pada Bulan November dan Desember 2012, bulan dimana para sineas muda merayakan aktivitas mereka dengan adanya festival film yang marak dilaksanakan. Dua diantaranya adalah Europe on Screen dan Piala Maya.

Nugraha Pratama: Sketcher Film “Langit Ke-7”

Film Langit Ke-7 banyak dibicarakan orang karena menampilkan hobi remaja saat ini, yaitu diving dengan scene bawah laut-nya yang indah. Padahal di dalam film tersebut selain diving ada hobi lain yang tidak kalah kerennya, yaitu sketching!

Arti Detil Dalam Sebuah Film

Pernah menonton film Tom Hanks berjudul "Cast Away"? Tahukah jika film tersebut punya kaitan tersendiri dengan sebuah lokasi di Jakarta, yaitu  Jl. Kramat Raya no.70? Lantas apa kaitannya dengan detilnya sebuah film?

Mudahnya Membuat Sebuah Dokumenter

Siapa bilang dokumenter adalah hal yang sulit?  Dan siapa bilang harus selalu topik yang sulit untuk didokumentasikan? Jangan salah, tanpa anda sadari sekeliling anda bisa menjadi topik yang menarik untuk didokumentasikan.

Film “Lewat Djam Malam” Sebuah Simbol Revolusi

Film "Lewat Djam Malam" (LDM) bukan film baru, film buatan tahun 1954 yang kemudian berhasil direstorasi oleh dua donatur asing yaitu World Cinema Foundation dan National Museum of Singapore. Film ini mendadak ramai dibicarakan publik penikmat film karena nampaknya baru pertama kali ini ada film Indonesia produksi lama yang sudah usang kemudian direstorasi dengan teknologi canggih menjadi film yang bersih dan layak tayang di layar bioskop moderen. Sebuah revolusi baru sinema Indonesia.