Category Archives: Travelindonesia

Merasakan Belanja di Pusat Perbelanjaan Pertama di Indonesia

Siapa yang masih belanja di Sarinah? Mungkin banyak orang yang mulai malas belanja di tempat tersebut. Ada yang bilang koleksinya jadul, tempatnya kuno, dan sebagainya.

Menemukan Suasana Jepang di Seputaran Blok M

Budaya Jepang di Indonesia mungkin tidak sekuat pengaruh budaya Belanda. Namun, ini tidak berarti warisan budaya Jepang benar-benar tidak ada di Indonesia. Nah, kalau Anda mau merasakan sedikit suasana layaknya di negeri Sakura, tidak ada salahnya mampir ke kawasan Melawai, Blok M.

Pantjoran Tea House, Ceritakan Budaya Ngeteh di Indonesia

Bila kita berbincang soal daerah pecinan di Indonesia, tentu satu daerah yang akan kita sebut adalah kawasan Glodok. Tidak hanya dikenal sebagai pusat belanja elektronik. Lebih dari itu, Glodok punya cerita sejarah dan budaya yang menarik untuk diperbincangkan.

Penjual Gelang Mutiara di Gili Air Yang Ternyata Seorang Guru

Namanya Pak Mustapa (47 tahun), seorang guru di SDN Gili Indah, Gili Air Lombok. Yang sudah lama mengisi hari-harinya dengan berjualan gelang manik-manik di tepi pantai Gili Air.

Suara Dari Timur, Papuaku, Papuamu?

Ada banyak cara untuk menyampaikan rasa solidaritas, salah satunya adalah dengan karya... Tanah Papua memang kaya akan keindahan alamnya, keanekaragaman flora fauna, hingga adat istiadat penduduknya. Hanya saja, Papua juga punya masalah kesenjangan sosial, kekerasan, hingga eksploitasi sumber daya alam yang hingga saat ini masih belum terselesaikan dengan baik.

Komunitas Sketsa Kota Hingga Singapura

Walau gaungnya tidak terlalu besar, kelompok penggemar sketsa merupakan kelompok yang kompak dan tekun menjalani kesukaan mereka yaitu merekam suasana, aktivitas, dan bangunan kota di hampir banyak kota di Indonesia lewat coretan sketsa. Tidak sekedar Indonesia, mereka pun rela melancong ke Singapura demi acara sketsa kelas dunia. Seperti apa?

Pak Jumakir: Perajin Wayang Kulit Di Era Industri

Setiap harinya diisi dengan membuat wayang kulit. Satu-persatu pahatan kecil membuat lubang dan garis dari tangan yang sabar. Namanya Pak Jumakir usianya sudah 55 tahun, seorang perajin wayang kulit dari Yogyakarta.