What’s The Idea?

Toshiko, Nita, Motulz

Awal Ide

Ide kreatif ternyata ada banyak di sekitar kita! Namun kita sering tidak peduli karena terlalu sibuk dengan hal lain. Bahkan seringkali hal tersebut malah menarik sebagai inspirasi dan ide berinovasi. Kami mencoba menangkap itu semua dan dituangkan dalam tulisan-tulisan pendek yang sederhana. Tujuannya adalah melatih cara pandang dan mengasah cara berfikir kreatif. Semoga menjadi terusik lalu mulai peduli dengan hal-hal inspiratif di sekitar kita, yang kemudian dapat menghasilkan konsep dan ide-ide yang brilian.

Awal Mula

Semua berawal dari blog pribadi Motulz (@motulz) berupa tulisan-tulisan pendek yang umum mengulas hal-hal unik. Nama blog-nya motz (panggilan Motulz) yang kemudian karena ingin diubah menjadi web media umum maka namanya pun diganti menjadi Motzter. Untuk kebutuhan artikel Motulz  dibantu oleh Toshiko (@toshiko_iko) sebagai penulis. Maka sejak  Juni 2012, Motzter dikelola oleh Motulz bersama Toshiko yang saat itu masih berkuliah di London School PR.

Akhir September 2012, Motulz dan Toshiko sadar bahwa Motzter membutuhkan seseorang yang paham administrasi dan keuangan. Maka bergabunglah Teteh Nita (@nitatriyana) untuk mengurusi masalah bisnis, bentuk-bentuk kerjasama, dan keuangan. Dengan bergabungnya Teteh Nita, maka Motzter bisa mendapat penulis tambahan yaitu Amanda (@03BMAI) dan Malika (@MalikaMolly), keduanya adalah teman Toshiko. Sejak itu maka makin beragamlah tulisan-tulisan di Motzter.

Namun di pertengahan tahun 2013, semua personel di Motzter mendadak sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Toshiko dengan kuliah dan menulisnya, Teteh Nita dengan proyek film dan documentary-nya, Motulz dengan kerjaan film dan sidejob-nya. Sejak itu kegiatan kontribusi penulisan Motzter mulai melambat dan akhirnya sepakat untuk dihentikan sebagai aktivitas media. Maka Motzter akhirnya kembali menjadi situs blog-nya Motulz. Kontribusi tulisan pun jadi makin melambat dan semua artikel kembali ditulis sendiri oleh Motulz.

Blessing in disguise mungkin adalah istilah yang tepat, kembalinya Motzter sebagai sebuah blog ternyata membuat lebih leluasa dalam hal waktu tayang. Artikel yang ditampilkan tidak terburu-buru dan kembali menjadi lahan beride-ide Motulz. Keberadaan sebuah media tentu menarik akan tetapi menjadi sebuah media adalah sebuah pekerjaan besar dan butuh fokus. Izin, strategi, target, dan pengelolaan berita bukanlah hal sederhana yang bisa dikerjakan dan dikelola dengan sambilan. Motzter nyatanya memang lebih pas sebagai sebuah blog saja.

(Foto oleh: Santhi Serad)

[]

  1. nashir setiawan says:

    Kerja luar biasa, perlu ketekunan, nyali kreatif, dan visi misi yang konsisten… saya rasa akan jadi ‘sesuatu yang luar biasa’… selamat berkreasi…!

  2. siabay says:

    akhirnya bisa juga nemu tulisan-tulisan akang..
    teap menginspirasi dan terus berbagi kang.
    hatur nuhun.

Leave a Reply