Kopi Wamena sudah tak diragukan lagi cita rasanya, begitu pun ketenaran namanya. Nama kopi asal Wamena berhasil membawa nama Papua ke kancah perkopian tingkat nasional bahkan tingkat dunia. Lantas bagaimana dengan peracik atau barista kopi dari Papua?
Kami berkenalan dengan salah satu barista asal Wamena, namanya Nonyo Lani - putra dari Bapak Maksimus Lani asal Wamena. Nonyo menetap di Jayapura di sebuah kafe bernama Pit’s Corner Cafe, yaitu sebuah kafe yang juga memiliki tempat meracik kopi dan sekolah barista milik pengusaha kopi Papua yaitu Pak Piter Tan.
Nonyo sengaja hijrah ke Jayapura demi belajar di sini untuk fokus menjadi barista. Ia bercerita bahwa sejak kecil ia akrab sekali dengan kebun kopi dan gudang pengolahan kopi di desanya. Ayah Nonyo adalah petani kopi di Wamena, maka tak heran jika Nonyo begitu akrab dengan kopi.
Nonyo mungkin adalah salah satu barista kopi asal Papua, langkah ini jelas merupakan sebuah lompatan besar bagi anak-anak muda asal Papua dalam berkontribusi melambungkan lebih tinggi nama kopi asal Papua ini. Cepat atau lambat akan lebih banyak bermunculan nama barista asal Papua. Hal ini tentu positif mengingat Papua memiliki varietas kopi yang khas. Maju terus Kopi Papua!

[]
![[] Motzter](../../wp-content/uploads/header_motzter_blue.jpg)
