Tag Archives: budaya

IMG_3447-small

Sadarkah Kita Bahwa Candi Itu Keren?

Sejak sekolah dasar anak-anak Indonesia sudah terbiasa mendengar kata "candi", karena memang budaya Indonesia sangat kaya dengan keberadaan candi-candi. Akan tetapi seberapa peduli kita akan keberadaan candi tersebut?

photo

Estetika Lokal Pada Desain Sandal Hotel

Saat memasuki hotel kelas berbintang, kita sering menjumpai benda-benda kecil yang besar artinya dalam desain. Benda-benda dengan desain modern yang berpadu mulus dengan estetika lokal. Desain yang kemudian memberikan makna tersendiri bagi pengunjung hotel tersebut. Salah satunya adalah desain sandal hotel

cina

Cit Gwe, Antara Tradisi dan Kepercayaan Masyarakat Tionghoa

Banyak tradisi dan kepercayaan etnis Tionghoa yang menarik untuk diperbincangkan. Salah satunya adalah Cit Gwe sebagai bentuk tradisi yang unik dalam etnis Tionghoa

IMG_4085-small-683x1024

Tentang Wayang dan Dalang

Wayang, sejauh ini selalu related dengan seni kebudayaan Jawa. Tidak salah juga karena memang yang paling sering kita tonton di TV adalah wayang Jawa, selain wayang Jawa Barat (golek) atau wayang Bali. Wayang Jawa yang kita kenal kesohor adalah wayang kulit, padahal ada juga wayang jenis lain misalnya wayang beber.

Doraemon

ENNICHISAI 2012: Japanese Art and Culinary Festival

Setelah sukses dilaksanakan selama 2 tahun berturut-turut pada tahun 2010 dan 2011, Ennichisai 2012 kembali di gelar. Bertempat di Blok M Square, Ennichisai 2012 ini digelar dengan tema "Arigato Kokoronotomo". Selama 2 hari berturut-turut (30 Juni- 1 Juli 2012), para pengunjung dimanjakan dengan lebih dari 150 booth serta acara panggung yang tak kalah menarik.

photo4

Nasi Kuning: Antara Simbol, Doa, dan Makan-Makan

Siapa yang tidak kenal nasi kuning? Tidak sebagai menu masakan pun kita bisa kenal sebagai sebuah simbol yang khas dari sebuah perayaan.

cd5317f486a011e1a39b1231381b7ba1_7

Budaya Membaca? Hobi Membaca?

Ada yang bilang bangsa Indonesia itu bukan bangsa yang gemar membaca, tetapi bangsa yang meniru. Tidak heran jika orang Indonesia lebih mudah meniru sosok yang dianggap tokoh, guru, atau panutan. Benarkah demikian?